Selasa, 27 April 2010

You are currently browsing entries filed in: ST 12

ST 12 – Sesuatu Yang Mati

Lirik Lagu ST 12 – Sesuatu Yang Mati
Ku tatap yang indah
Tak seindah seperti dulu
Di hadapanku meninggalkanku
Sudahlah menghilang
Semua yang telah ku miliki
Hanya tersisa ku mengenangmu
Harapanku sudah hancur
Luluh dan tak berdaya
Di pelukanku menyatukanku
Dan tak mungkin bisa
Ku dapat lagi
Kepergian cinta ini abadi
Reff:
Aku tak bisa sendiri
Meredamkan sepi
Tanpa belaianmu
Kini kau telah pergi
Tak mungkin kembali
Tersisakan mimpi
Semua tlah mati
Penuh dengan air mata [...]

ST 12 – Gerhana

Lirik Lagu ST 12 – Gerhana

Dingin malam memaksakan
Ku harus lekas telanjang
Engkau pergi tanpa pesan
Tinggalkan kenyataan
Bagaimana manyar kesepian
Suaranya tak terdengar
Mengisi rimbanya hutan
Tak satupun jawaban
[*]
Mungkin inilah jawaban
Perjalanan melelahkan
Berakhir di antara pantai
Bagai mentari dan bulan
[**]
Datanglah wahai gerhana
Satukanlah kehidupan
Di antara dua beda
http://akhza.com/liriklagu
Keseimbangan ku damba
Back t [*][**]

ST 12 – Aku Terjatuh

Lirik Lagu ST 12 – Aku Terjatuh
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu
Ku sadar dirimu tak pernah dalam jiwa
Ku bosan menunggu dirimu yang tak bisa
[*]
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu (dipelukanmu)
Aku terjatuh
Aku terjatuh lagi di pelukanmu
[**]
Sudah ku bilang hapus airmata
Cinta ku hilang meninggalkanmu
Kamu tlah berbeda setengah gila
Hidupku terasa terasa mimpi
Sudah ku [...]

ST 12 – Cintailah Aku

Lirik Lagu ST 12 – Cintailah Aku
Ingin aku panggilkan namamu
Cepat pulang aku di sini
Aku sudah tak sabar hati
Menantimu yang lama pergi
Cintailah aku di sini
Cintailah aku
Cintaku takkan pernah mati
Menembus awan langit bumi
Cintailah aku di sini
Cintailah aku
Reff:
Senyumpun ku tak bisa
Bila kau jauhkan cinta
Secepatnya aku bisa
Menjemputmu ‘tuk datang
Senyumpun ku tak bisa
Bila kau takkan bersamaku
Cukup sekali ini saja
Kau pergi [...]

ST 12 – Jangan Tinggalkan Aku (JTA)

Lirik Lagu ST 12 – Jangan Tinggalkan Aku (JTA)
Cinta apa yang telah terjadi denganmu kini
Ku lihat sekilas redup relung di wajahmu
Cinta ku ajak kau tuk berbagi cerita
Lepas semua yang akan melelahkan jiwa
[*]
Jangan pernah kau tinggalkan aku
Karena aku tulus mencintaimu
Lepas jauh semua rasa ragu
Dan yakinkanlah dirimu
[**]
Mahadewi ku puja dirimu
Di hiasi bunga-bunga cinta
Yang ‘kan bawa dirimu ke [...]

ST 12 – Coba Lihat Aku

Lirik Lagu ST 12 – Coba Lihat Aku
Cinta yang tak pernah bisa menjadi indah
Andai kau tak berubah dalam cinta kita
Reff:
Hasrat yang pernah ku berikan
Kini kau malah kecewakan
Tak kau anggap dan kau abaikan lagi
Dosa apakah yang pernah aku perbuat
Andai kau berpalingkan cinta milik kita
Back to Reff:
Aku masih di sini
Menunggumu untuk menyadari
Dan cobalah kau pahami
Perjuangan cinta sampai [...]

ST 12 – Cinta Dalam Hati

Lirik Lagu ST 12 – Cinta Dalam Hati
[*]
Aku terasa mati ditinggal kekasih
Tak pernah terpikir ini bisa terjadi
Jantung terasa pilu saat kau berlalu
Pergi tinggalkan kisah cinta dalam hatiku
[**]
Cintaku padamu tak setinggi langit
Untung kau tak merasakan
Sayangku padamu ‘kan ku ingat selalu
Biar ku bawa sendiri
[***]
Aku tak bisa menahan langkah kakimu
Aku tak bisa menahan kepergianmu
Kamu terlanjur telah dengan yang [...]

ST 12 – Sahabat

Lirik Lagu ST 12 – Sahabat
Sahabat ingin ku bertanya
Dimanakah kau berada
Saat ini kau dimana
Tak akan dapat aku melupakan
Saat kita tlah lewati
Oh bersama di sini
Dan terlihat di dalam mimpiku
Kisah indah masa lalu
Bersamamu di hidupku
Tak akan dapat aku melupakan
Saat kita tlah lewati
Bersama disini
Reff:
Dengarlah sahabat
Ku ‘kan menanti dirimu
Walaupun kini kau jauh dariku
Ingatlah kau kepadaku dalam suka duka
Dan terlihat [...]

ST 12 – Bangsaku

Lirik Lagu ST 12 – Bangsaku
Ada satu yang hilang dari negeriku
Tak seperti dahulu saling bersatu
Ada yang telah berubah dari bangsaku
Hilangnya kasih sayang itu menyakitkanku
Reff:
Percuma ada cinta kalau ‘tuk bertengkar terus
Percuma ada rindu kalau ‘tak saling bersatu
Percuma ada cinta kalau ‘tuk bertengkar terus
Percuma ada rindu kalau ‘tak saling bersatu
Ada satu yang hilang dari negeriku
Tak seperti dahulu [...]

ST 12 – Terbang Untuk Kata Maaf

Lirik Lagu ST 12 – Terbang Untuk Kata Maaf
Ku harap waktu dapat berputar
Ku tunggu kamu yang aku rindu
Ku ratap hati ini tak buka
Diriku pasti kau anggap mati
[*]
Ku terbang ke langit ke tujuh
Untuk mendapat kata maafmu
Ku harap bisa menebus dosaku padamu
Biarkan langit terang sudah
Aku menunggumu di setiap waktu
Membiarkan aku tanpa bintang
Aku menunggumu selalu menunggumu
[**]
Menyesal ku jahat [...]

Jumat, 19 Februari 2010






http://images.google.co.id/imglanding?q=glitter%20bunga&imgurl

puisi

cinta yang tak pasti


mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg mnykiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku
sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku
tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti
http://www.puisiku.net/tema-cinta/cinta-yang-tak-pasti.htm

puisi

Kepada Jaranireng: Aku dan Tulisanku

Adakah orang akan bertanya akan aku ketika aku
tak pernah menulis satu kata?
Adakah orang akan mencari namaku ketika aku
tak pernah meninggalkan kesan?
tulisanku adalah diriku, diriku mustahil adalah tulisanku
jari-jariku bekerja dengan otakku
tapi tidak dengan diriku
diriku adalah kumpulan prilaku potensi dosa
diriku adalah susunan tulang daging darah
yang mungkin telah menyerap barang haram
diriku bukan milikku, lingkunganku telah mengklaimnya
Adakah orang pernah menerima aku berbeda dengan tulisanku?
Berjayalah kalimat-kalimat yang kutulis
sebab mereka mendapat teman dan musuh yang menghormati
ingin aku memasukkan diriku ke dalam tulisanku
harap aku bisa mendapat sapaan hormat yang sama
Tulisanku adalah produksi otakku yang bersahaja
tak dapat bercengkrama dengan prilakuku yang
diproduksi oleh niatku yang subjektif
tulisanku memberi tahu tentang aku ke dunia
sementara aku tak pernah berbuat yang sama
kepada tulisanku....
http://www.seasite.niu.edu/Indonesian/Puisi/Default.htm

gliter for mt friends













http://images.google.co.id/imglanding?q=glitter&imgurl

Rabu, 17 Februari 2010

cerpen

SEORANG GADIS

Seperti malam-malam biasanya Amran kembali termenung menatap wajah sang bulan yang berseri, yang setia menjadi sahabat karibnya. Sang bulan yang selalu setia mendengarkan curahan hatinya. Arman selalu mengadu kepada sang bulan mengapa ia merasa hidupnya selama ini jauh dari kebahagiaan. Tak ada sosok wanita yang singgah di dalam hatinya. Entah mengapa ia sulit membuka hatinya sebagai singgahan hati seorang wanita. Terkadang ia merasa rendah diri dengan semua yang terjadi dalam hidupnya. Terkadang ia juga berpikir dirinya memiliki kelainan sehingga ia tak seperti para lelaki pada umumnya.
Angin malam yang dingin menerpa tubuhnya yang membawanya terbang dalam impian. Ia bertemu dengan seorang gadis cantik dan menawan yang membuat hatinya luluh lantak. Saat itu Arman sedang tergeletak lemas di hamparan padang pasir yang luas. Tak ada daya untuk bangkit. Gadis itu menolong Arman dan membawanya ke sebuah hamparan tanah yang hijau yang berhiaskan dengan warna-warni bunga yang sedang mekar yang membuatnya kembali bertenaga.
Sang mentari tersenyum dengan ceria. Sinarnya menelusup masuk melalui celah jendela kamar dan cahaya itu jatuh ke muka Arman hingga membuatnya terbangun dari mimpi indahnya. Jam menunjukkan pukul 06.30 tapi Arman masih bermalas-malasan untuk turun dari ranjangnya. Hari itu ia tidak mempunyai kewajiban untuk pergi ke kampus karena libur panjang telah menyambut dengan senyum ceria.
Seketika Arman terkejut mengapa ia bisa di atas ranjang. Seingatnya semalam Arman berada di beranda kamarnya bersama sang bulan dan angin yang telah membuatnya tak berdaya hingga ia tertidur dan tidak sempat berbaring di ranjang. Tapi mengapa saat ia terbangun sudah berada di atas ranjang? Arman mencoba mengingat apa yang terjadi semalam ia terlelap tapi yang diingatnya hanyalah impiannya bersama seorang gadis itu. Di dalam mimpinya ia dibawa kehamparan taman yang indah, di dalam tidurnya ada seseorang yang membawanya ke atas ranjang, tapi siapa orang itu ia tak tahu, karena saat itu ia berada di rumah sendirian.
Hari itu Arman berencana untuk mengunjungi neneknya yang berada di desa, karena ia sudah sangat rindu dengan neneknya.Dan juga Arman ingin menghabiskan waktu libur panjangnya untuk menjernihkan pikirannya dengan panorama yang indah yang ada di desa neneknya. Ia berangkat ke desa dengan motor metic kesayangannya. Ia tak mau menggunakan jaguarnya karena ia ingin menghirup udara desa di sepanjang jalan.
Sesampainya di ujung desa tiba-tiba motornya macet tak tau entah kenapa. Ia mencoba untuk membetulkan motornya itu.Dari kejauhan terlihat sesosok gadis yang jelita.Tapi Arman tak peduli, semakin lama semakin dekat gadis itu dengan Arman. Gadis itu menyapa Arman dengan senyum lebar yang manis dan suara yang lebut. Betapa terkejutnya Arman dilihatnya gadis itu ialah gadis yang hadir dalam mimpinya semalam. Ia tak dapat berbuat apa-apa selain membalas senyumannya. Serasa tubuhnya mati beserta otot-ototnya. Beberapa lama kemudian setelah gadis itu masuk ke rumahnya yang berada di ujung jalan itu, Arman mencoba kembali memperbaiki motornya dengan perasaan yang tak tentu. Ia tak mengira dapat bertemu dengan gadis itu. Beberapa lama kemudian motornya kembali normal dengan sendirinya setelah beberapa lama ia mencari cari kendala apa yang terjadi pada motornya. Ia bingung sebenarnya apa yang terjadi pada.
Gadis itu memberikan tawaran kepada Arman untuk sekedar mempir kerumahnya. Arman langsung menerima tawaran gadis itu tanpa pikir panjang. Setelah mereka berdua memperkenalkan diri akhirnya Arman mengetahui nama gadis itu yaitu Kirana. Setelah beberapa lama ngobrol mereka berdua semakin akrab. Tapi sayang saat asyiknya mereka bercengkerama Arman pamitan karena segera ingin bertemu neneknya. Sesampainya di rumah neneknya, Arman disambut dengan penuh kebahagiaan. Dirumah neneknya Arman selalu teringat oleh Kirana. Semenjak pertemuan itu wajah Kirana selalu singgah dihatinya.
Malam kembali datang dan Arman tak lupa menyambut kedatangan sang Bulan. Malam itu malam purnama, Arman menyambut kedatangan bulan dengan senyum yang berseri dengan penuh kebahagiaan dalam diri Arman. Tak lupa Arman menceritakan apa yang terjadi di hari itu. Ia menceritakan awal pertemuannya di dalam mimpi, dan kemudian di ujung desa. Ia berfikir mungkin inilah sebuah jawaban dari semua kehampaan dalam hidupnya. Mungkin kirana yang akan menjadi ratu dalam hatinya yang akan selalu singgah dalam relung hatinya. Ia berharap Kirana yang akan menjadi cinta sejatinya. Sekarang ia yakin bahwa dirinya tidak memiliki kekurangan seperti yang ditakutkan dahulu. Buktinya ia sekarang ia bisa merasakan rasanya jatuh cinta.
Malam terlah berlalu. Pagi hari disambut oleh senyum ceria sang surya. Pegi itu Arman ingin menikmati udara yang bersahabat dengan berkeliling desa. Tak terasa ia telah sampai di ujung desa dimana di ujung desa itu tempat tinggal Kirana. Saat itu Kirana sedang membuka jendela rumahnya dan tersenyum pada Arman. Kirana keluar dari rumahnya dan Arman menghampiri Kirana dan mereka duduk berdua di atas teras rumah itu. Arman tidak mau menyia-nyiakan waktu tanpa berpikir panjang. Arman pun mengatakan rasa cintanya yang ada di dalam hatinya, dan Kirana menerimanya. Arman meminta foto Kirana tetapi Kirana tidak memberinya. Dengan hati kecewa Arman beranjak pulang tapi tak mengurangi rasa cintanya pada Kirana.
Seteah satu bulan hubungan mereka berjalan, Arman berniat untuk meminang Kirana dalam waktu dekat. Ia membawa keluarganya dari kota untuk meminang Kirana. Sesampainya di ujung desa dimana Kirana tinggal, Arman mencari-cari keberadaan rumah itu, tapi tak menemukannya entah hilang kemana. Betapa hancur hati dan perasaan serta jiwa Arman melihat tempat itu, yang dilihatnya bukan rumah Kirana tetapi hanyalah sebuah beringin besar yang dikelilingi oleh semak belukar. Sekejap Arman terpuruk lemah tak berdaya. Ia tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jiwa Arman pun melayang.
Pagi harinya Arman beserta keluarganya pergi ke rumah Mbah Urip yaitu sesepuh di desa itu. Arman menceritakan semuanya yang terjadi. Dari ia bermimpi, hingga peristiwa terakhir itu. Kata mbah Urip gadis yang selama ini berada di dekat Arman adalah seorang gadis yang telah meninggal sekitar 15 tahun yang lalu. Diusianya yang masih belia yaitu 17 tahun karena kecelakaan. Gadis itu memilih Arman karena wajah Arman mirip dengan wajah calon suaminya yang juga sudah meninggal mendahuluinya juga karena kecelakaan. Mendengar pernyataan tersebut perasaan Arman hancur tak karuan. Ia menangis histeris mengapa semua itu bisa terjadi dalam hidupnya.
Senja pun telah barganti malam.Setelah beberapa lama Arman terdiam dan termenung, ia meminta orang tuanya dan mbah Urip untuk mengantarkan pergi ke tampat itu. Dalam kegelapan Arman beserta keluarganya sangat terkejut dengan apa yang ada di tempat itu. Dilihatnya seorang wanita berambut panjang terurai, berbaju putih dan matanya memangis. Kemudian wanita itu masuk ke pohon beringin besar itu sambil melambaikan tangan ke arah Arman seakan mengucapkan selamat tinggal kepada Arman. Wanita itu masuk ke pohon beringin itu selamanya dan tak akan pernah keluar lagi.
Karena kejadian itu jiwa Arman terganggu selama beberapa bulan. Setelah beberapa bulan ia terpuruk dalam kesedihan, ia mencoba bangkit, menyatukan kembali serpihan hati yang telah pudar karena kejadian masa lalu dan ia berharap hari esok kan bahagia.

Kamis, 11 Februari 2010

glitter








http://images.google.co.id/imglanding?q=glitter&imgurl